*Profil Guru* edisi Agustus 2026

BULETIN AGUSTUS 2026

Ayub Ardiansyah, Thabita Aprida Sitinjak

8/31/2026

Mengenal Lebih Dekat Salah Satu Sosok Berdedikasi SMPN 19 Kota Bengkulu, Nila Kesuma, S.Pd

Ayub Ardiansyah, Thabita Aprida Sitinjak

8/31/2026

Halo, Teman-teman! Di bulan Agustus 2026 ini, kami berkesempatan ngobrol dengan salah satu guru senior dan berdedikasi di SMPN 19 Kota Bengkulu. Beliau adalah Ibu Nila Kesuma S.Pd., guru yang ternyata punya banyak cerita menarik di balik papan tulis.

Ibu Nila Kesuma S.Pd. lahir di Medan pada tanggal 7 Februari 1973, sebagai anak keempat dari 7 bersaudara. Kini beliau tinggal di Jalan Puri 6 No. 6. Dari pernikahannya, ia dikaruniai dua orang anak perempuan, Anisa dan Niswa.

Perjalanan pendidikan Ibu Nila dimulai dari SD, SMP, SMA, hingga kuliah semuanya ditempuh di Medan. Sebelum mengajar di SMPN 19 Kota Bengkulu, ia terlebih dahulu mengajar di Medan. Setelah itu beliau pindah ke Bengkulu dan mengajar di SMPN 19 sampai sekarang.

Bagi Ibu Nila, kebahagiaan terbesar sebagai guru adalah saat bisa lebih mengenal berbagai macam karakter anak-anak murid dan merasa lebih dekat dengan setiap anak. "Seneng aja bisa tau karakter tiap anak, jadi berasa lebih dekat sama mereka," ujarnya.

Namun, ia juga mengakui ada duka tersendiri saat menghadapi banyak murid yang bermasalah. "Itu yang bikin saya sedikit kecewa," katanya.

Menurut Ibu Nila, kemerdekaan adalah suatu kebebasan untuk mengungkapkan seluruh isi hati masing-masing orang. Cara menanamkan semangat kemerdekaan kepada siswa yaitu dengan semangat kemerdekaan itu sendiri, semangat dalam meraih cita-cita agar dapat menjadi orang yang sukses ke depannya.

Ada momen khusus yang beliau ingat saat mengajarkan nilai kemerdekaan. Yaitu ketika menerapkan kepada seluruh siswa-siswi tentang pendisiplinan yang maksimal. "Saya tekankan disiplin yang maksimal. Karena dari disiplin itu anak-anak belajar tanggung jawab," jelasnya.

Ibu Nila juga menyayangkan kondisi sekarang. "Menurut saya cinta terhadap tanah air Indonesia sudah semakin berkurang. Itu karena pengaruh teknologi sama perkembangan zaman sekarang. Jadi anak-anak kurang peduli," ujarnya.

Di akhir perbincangan, Ibu Nila menitipkan pesan untuk seluruh siswa. "Anak-anak harus lebih sering lagi dalam mempelajari sejarah Indonesia. Karena kalau nggak kenal sejarah, kita nggak akan tau masa lalu bangsa ini seperti apa."

Sosok Nila Kesuma S.Pd. membuktikan bahwa menjadi guru bukan hanya tentang mengajar di kelas, tapi juga tentang membangun kedekatan, menanamkan nilai, dan menjaga semangat kebangsaan pada murid-muridnya.

Oleh: Thabitha dan Ayub

Media Sosial

Temukan informasi terkini tentang kegiatan
SMP Negeri 19 pada kanal-kanal informasi kami

Kontak

Super Team Media Center
SMP Negeri 19 Kota Bengkulu
© 2024. All rights reserved.