*Cerpen* edisi Agustus 2026
BULETIN AGUSTUS 2026
Kenny
8/31/2026
Namaku adalah surya. Bagiku merah putih bukanlah sekedar kain yang berkibar di halaman sekolah.Warna merah adalah darah perjuangan yang mengalir di nadinya dan putih adalah ketulusan niatnya untuk membanggakan desa terpencil tempat ia tinggal.
Tahun ini Surya terpilih mewakili provinsi dalam olimpiade sains nasional. Keterbatasan buku dan ketiadaan sinyal internet di desanya tidak menjadi penghalang. Suatu malam di bawah pender lampu minyak ia menghafal rumus dan memahami logika alam. Di dadanya ada semangat yang menyala, sehangat warna merah bendera.
Hari perlombaan pun tiba di ibu kota. Surya berdiri di aula besar dan dikelilingi peserta dari sekolah lainnya yang sangat elitte, kota besar dan dengan fasilitas mewah. Sempat ada ragu yang menyelip. Namun saat ia melihat bendera merah putih yang bekibar dadanya bedesir dan rasa minder itu menguap berganti keyakinan bahwa anak desa pun harus punya hak untuk menjadi berprestasi demi negeri.
Pena menari di atas kertas. Pikiran Surya jernih seputih kain suci yang berkibar di puncak tiang. Ia menyelesaikan setiap soal dengan ketenangan seorang pemenang.
Sore harinya, namanya menggema di pengeras suara sebagai peraih medali emas. Saat naik ke atas panggung Surya tidak hanya menerima medali. Ia sangat senang bisa meraih kemenangan itu dan ia membentangkan sepotong kain merah putih kecil yang selalu ia simpan di saku seragamnya. Air matanya jatuh. Dan prestasi ini adalah persembahan kecilnya bukti bahwa di sudut hati paling dalam merah putih akan slalu menjadi bahan bakar semangatnya untuk membangun bangsa ini.
GEMA DI ATAS TIANG BAMBU
Kenny
8/31/2026
